Butet Kartaredjasa (aktor) :

Awalnya saya termasuk "forex phobia". Dengar ajakan masuk ke forex langsung: No!!! Tidak!!! Soalnya, sebelumnya saya pernah mencicipi bagaimana pahitnya terjerumus dalam bisnis index hangseng. Saya mengalami kerugian yang suuaangaaaat besar. Besar sekali duit hilang di situ. Saya sudah bonyok-bonyok, dan sudah berikrar tak akan lagi bersinggungan dengan index hangseng atau sejenisnya, termasuk "binatang" forex itu.

Tapi, belakangan hari, setelah saya menjenguk bagaimana bisnis ini dijalankan melalui ‘kelas berbagi’ selama 4 hari, saya jadi ngeh. Ternyata saya tidak perlu takut. Malah saya melihat peluang bahwa seseorang bisa menyelamatkan kehidupan ekonominya dari trading di forex. Apalagi, di era digital sekarang ini, prospek bisnis online...  baca selengkapnya

baca testimonial lainnya

Overview

Industri berjangka di Indonesia sudah semakin berkembang sesuai dengan jamannya. Dukungan dari pemerintahpun semakin jelas dalam bentuk peraturan maupun sarana penjamin bagi keamanan nasabah. Pengembangan dari instrumen investasipun semakin menunjukkan perbaikan untuk kepentingan dan kemudahan bagi para pelakunya. Dalam hal ini yang dimaksud pelaku adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan bisnisnya yang berfungsi sebagai fasilitator ataupun pelaku dalam hal ini adalah nasabahnya atau pengguna dari bisnis yang disediakan oleh perusahaan pialang...

baca selengkapnya


  
  


AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Headline News: Nasabah Tidak Puas dengan Proses Mediasi dari PT Asia Kapitalindo
Bank Lacak Nama Nasabah Mirip Teroris

Bank Indonesia mengeluarkan aturan mewajibkan kalangan perbankan untuk meneliti lebih lanjut para nasabah yang memiliki kemiripan nama dengan daftar para teroris terkait dengan program pemberantasan pencucian uang dan pencegahan terorisme.

Aturan tersebut dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia No. 11/28/PBI/2009 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Bagi Bank Umum, demikian dikutip dari laman BI oleh ANTARA, Jumat.

PBI ini akan berlaku sejak 1 Juli 2009. Adapun penyesuaian terhadap Pedoman Pelaksanaan Program APU dan PPT diberikan masa transisi sampai dengan 12 (dua belas) bulan sejak diberlakukannya PBI.

BI menyatakan dalam menerapkan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, perbankan mengacu pada standar internasional untuk mencegah dan memberantas pencucian uang dan pendanaan terorisme oleh Financial Action Task Force on Money Laundering (FATF), yang dikenal dengan Rekomendasi 40 + 9 FATF.

Lebih lanjut, Bi menyatakan ketentuan Bank Indonesia tentang penerapan prinsip mengenal nasabah (know your customer principles) yang selama ini diterapkan, dinilai perlu disesuaikan mengacu pada standar internasional yang lebih komprehensif dalam mendukung upaya pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.

Sementara itu, dalam PBI baru tersebut pokok-pokok pengaturannya yaitu penggunaan istilah customer due dilligence (CDD) untuk know your customer principles dalam identifikasi, verifikasi, dan pemantauan nasabah.

Penggunaan pendekatan berdasarkan risiko (risk based approach) dalam penerapan program anti pencucian uang (APU) dan pencegahan pendanaan terorisme (PPT), sehingga terdapat aturan CDD untuk area berisiko tinggi, politically exposed persons, dan area berisiko rendah.

Pengaturan mengenai pencegahan pendanaan teroris antara lain dengan mewajibkan bank untuk melakukan penelitian lebih lanjut nama Nasabah yang memiliki kemiripan nama dalam daftar teroris.

Pengaturan mengenai cross border correspondent banking (hubungan perbankan antar negara), antara lain mencakup kewajiban bank untuk meminta informasi profil calon bank respondent, melakukan CDD terhadap exisiting bank penerima/penerus berdasarkan risk based approach serta pendokumentasian transaksi.

Pengaturan mengenai transfer dana yang dibagi menjadi transfer dana di dalam atau di luar wilayah negara Indonesia yang disesuaikan dengan 40 + 9 rekomendasi FATF.  (sumber inilah.com)

 
Image
 
executive class
 
executive class
 
Kelas Berbagi adalah sebuah kelas dengan materi pengetahuan tentang dasar – dasar perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta. Yang merupakan sebuah peluang bisnis di Indonesia yang masih relative baru , dan masih sangat jarang masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan lebih detail mengenai mekanisme perdagangan dan peluangnya. Kelas berbagi juga hadir dalam 'Kelas Berbagi Online' dimana kelas dilaksanakan secara online, sehingga tidak membatasi bagi mayarakat dimanapun dan kapanmun untuk mengikuti kelas beragi, sehingga masyarakay yg memiliki mobilitas tinggi atau berada jauh dari kantor Asia Berbagi, namun ingin belajar tetap dapat mengikuti kelas tanpa terbatas oleh adanya jarak dan waktu..
 
 

Market News

Daily Financial Market Outlook
03 March 2010 05:18
Dengan sedikit di jalan utama kemarin data ekonomi, pasar finansial tampaknya telah berhenti untuk menarik napas menjelang minggu ini US non-farm payrolls laporan dan pertemuan bank sentral Eropa.

IB PROGRAM
Asia Berbagi hadir pertama kali di Yogya sebagai sebuah team kecil yang memfasilitasi sarana bagi mereka yang mempunyai mimpi besar dengan target memiliki kebebasan waktu dan finansial untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengusung program IB sebagai langkah awal dari program kerja dari tim Asia Berbagi, merupakan sebuah kebahagiaan untuk berbagi program ini kepada Anda semua, demi untuk mencapai mimpi – mimpi besar kita semua, dan untuk mencapai kebebasan financial dengan hati yang damai.
Introduction Broker (IB) adalah orang yang berperan menyampaikan pesan program kerja dari Asia Berbagi dan  menjadi  partner  bagi Asia Berbagi dalam pengembangan  sebuah program edukasi, yang dikemas dalam bentuk Kelas Berbagi dan Workshop Berbagi.
Untuk meraih mimpi besar tersebut,  Asia Berbagi memiliki sarana pendukung  kerja untuk memudahkan kerja IB  berupa IB Media dan Program Asia Berbagi.

baca selengkapnya


 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
Kantor Yogyakarta :
Ruko Perwita Regency B8, Jl. Parangtritis km 4,5 Yogyakarta
Phone/Fax: (0274) 412665
 
 


 

Bandung :

Phone : (022) 9392 6777