Butet Kartaredjasa (aktor) :

Awalnya saya termasuk "forex phobia". Dengar ajakan masuk ke forex langsung: No!!! Tidak!!! Soalnya, sebelumnya saya pernah mencicipi bagaimana pahitnya terjerumus dalam bisnis index hangseng. Saya mengalami kerugian yang suuaangaaaat besar. Besar sekali duit hilang di situ. Saya sudah bonyok-bonyok, dan sudah berikrar tak akan lagi bersinggungan dengan index hangseng atau sejenisnya, termasuk "binatang" forex itu.

Tapi, belakangan hari, setelah saya menjenguk bagaimana bisnis ini dijalankan melalui ‘kelas berbagi’ selama 4 hari, saya jadi ngeh. Ternyata saya tidak perlu takut. Malah saya melihat peluang bahwa seseorang bisa menyelamatkan kehidupan ekonominya dari trading di forex. Apalagi, di era digital sekarang ini, prospek bisnis online...  baca selengkapnya

baca testimonial lainnya

Overview

Industri berjangka di Indonesia sudah semakin berkembang sesuai dengan jamannya. Dukungan dari pemerintahpun semakin jelas dalam bentuk peraturan maupun sarana penjamin bagi keamanan nasabah. Pengembangan dari instrumen investasipun semakin menunjukkan perbaikan untuk kepentingan dan kemudahan bagi para pelakunya. Dalam hal ini yang dimaksud pelaku adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan bisnisnya yang berfungsi sebagai fasilitator ataupun pelaku dalam hal ini adalah nasabahnya atau pengguna dari bisnis yang disediakan oleh perusahaan pialang...

baca selengkapnya


  
  


AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Headline News: Nasabah Tidak Puas dengan Proses Mediasi dari PT Asia Kapitalindo
Bank Sentral: Masa Bank Tak Bisa Turunkan Bunga!
Jakarta - Bank Indonesia mengemukakan bunga perbankan akan kembali turun seiring penurunan suku bunga acuan bank sentral atau BI Rate sebesar 25 basis point atau 0,25 persen menjadi 6,75  persen.

Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom mengatakan penurunan itu pasti berpengaruh terhadap bunga kredit perbankan. "BI Rate, kan, sudah turun banyak. Masak bank tidak bisa," kata Miranda di gedung Bank Indonesia Jakarta, Jumat (3/7).

Dia menjelaskan, bank sentral pada dasarnya tidak bisa memaksa perbankan menurunkan bunga kredit. Pasalnya, mereka yang bertanggung jawab terhadap risiko yang bakal terjadi dari pinjaman yang disalurkan itu. "Ada bank-bank BUMN dan non BUMN yang sudah aktif menyalurkan kredit," kata dia.

Namun, Wakil Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiatmadja mengemukakan perseroan akan mengubah besaran bunga setelah menggelar rapat ALCO yang akan dilakukan pada akhir bulan ini.

Keputusan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia diambil setelah mengevaluasi perkembangan situasi ekonomi dan keuangan dalam negeri dan luar negeri."Berbagai indikator mutakhir menunjukkan perkembangan ekonomi global ternyata tiba pada bottom-nya," kata Miranda.

Dia menyebutkan, ekspor lebih baik, sehingga kuartal kedua menunjukkan surplus US$ 2,2 miliar. Permintaan konsumsi dalam negeri sangat baik tapi permintaan dunia belum membaik. Sementara rencana penyaluran kredit perbankan cukup tinggi beberapa waktu ke depan. Adapun inflasi bisa lebih rendah sampai akhir tahun dan nilai tukar akan stabil.

Menurut Miranda, kondisi perbankan nasional sampai saat ini baik, seperti tercermin dari perkembangan rasio kecukupan modal atau CAR yang tercatat rata-rata 17 persen, sedangkan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di bawah 5 persen (gross).

Penurunan ini merupakan yang kedelapan kalinya sejak Desember 2008. Pada 3 Juni lalu suku bunga acuan sudah dipotong 0,25 persen menjadi 7 persen. Total bunga yang telah dipangkas sejak Desember hingga saat ini sebesar 300 basis point atau 3 persen.
 
Image
 
executive class
 
executive class
 
Kelas Berbagi adalah sebuah kelas dengan materi pengetahuan tentang dasar – dasar perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta. Yang merupakan sebuah peluang bisnis di Indonesia yang masih relative baru , dan masih sangat jarang masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan lebih detail mengenai mekanisme perdagangan dan peluangnya. Kelas berbagi juga hadir dalam 'Kelas Berbagi Online' dimana kelas dilaksanakan secara online, sehingga tidak membatasi bagi mayarakat dimanapun dan kapanmun untuk mengikuti kelas beragi, sehingga masyarakay yg memiliki mobilitas tinggi atau berada jauh dari kantor Asia Berbagi, namun ingin belajar tetap dapat mengikuti kelas tanpa terbatas oleh adanya jarak dan waktu..
 
 

Market News

Daily Financial Market Outlook
03 March 2010 05:18
Dengan sedikit di jalan utama kemarin data ekonomi, pasar finansial tampaknya telah berhenti untuk menarik napas menjelang minggu ini US non-farm payrolls laporan dan pertemuan bank sentral Eropa.

IB PROGRAM
Asia Berbagi hadir pertama kali di Yogya sebagai sebuah team kecil yang memfasilitasi sarana bagi mereka yang mempunyai mimpi besar dengan target memiliki kebebasan waktu dan finansial untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengusung program IB sebagai langkah awal dari program kerja dari tim Asia Berbagi, merupakan sebuah kebahagiaan untuk berbagi program ini kepada Anda semua, demi untuk mencapai mimpi – mimpi besar kita semua, dan untuk mencapai kebebasan financial dengan hati yang damai.
Introduction Broker (IB) adalah orang yang berperan menyampaikan pesan program kerja dari Asia Berbagi dan  menjadi  partner  bagi Asia Berbagi dalam pengembangan  sebuah program edukasi, yang dikemas dalam bentuk Kelas Berbagi dan Workshop Berbagi.
Untuk meraih mimpi besar tersebut,  Asia Berbagi memiliki sarana pendukung  kerja untuk memudahkan kerja IB  berupa IB Media dan Program Asia Berbagi.

baca selengkapnya


 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
Kantor Yogyakarta :
Ruko Perwita Regency B8, Jl. Parangtritis km 4,5 Yogyakarta
Phone/Fax: (0274) 412665
 
 


 

Bandung :

Phone : (022) 9392 6777