Butet Kartaredjasa (aktor) :

Awalnya saya termasuk "forex phobia". Dengar ajakan masuk ke forex langsung: No!!! Tidak!!! Soalnya, sebelumnya saya pernah mencicipi bagaimana pahitnya terjerumus dalam bisnis index hangseng. Saya mengalami kerugian yang suuaangaaaat besar. Besar sekali duit hilang di situ. Saya sudah bonyok-bonyok, dan sudah berikrar tak akan lagi bersinggungan dengan index hangseng atau sejenisnya, termasuk "binatang" forex itu.

Tapi, belakangan hari, setelah saya menjenguk bagaimana bisnis ini dijalankan melalui ‘kelas berbagi’ selama 4 hari, saya jadi ngeh. Ternyata saya tidak perlu takut. Malah saya melihat peluang bahwa seseorang bisa menyelamatkan kehidupan ekonominya dari trading di forex. Apalagi, di era digital sekarang ini, prospek bisnis online...  baca selengkapnya

baca testimonial lainnya

Overview

Industri berjangka di Indonesia sudah semakin berkembang sesuai dengan jamannya. Dukungan dari pemerintahpun semakin jelas dalam bentuk peraturan maupun sarana penjamin bagi keamanan nasabah. Pengembangan dari instrumen investasipun semakin menunjukkan perbaikan untuk kepentingan dan kemudahan bagi para pelakunya. Dalam hal ini yang dimaksud pelaku adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan bisnisnya yang berfungsi sebagai fasilitator ataupun pelaku dalam hal ini adalah nasabahnya atau pengguna dari bisnis yang disediakan oleh perusahaan pialang...

baca selengkapnya


  
  


AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Headline News: Nasabah Tidak Puas dengan Proses Mediasi dari PT Asia Kapitalindo
Asumsi makro & postur anggaran APBN akan dirombak
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah memastikan akan merombak seluruh asumsi makro dan postur anggaran dalam APBN 2010 karena mempertimbangkan ketidakpastian ekonomi sepanjang tahun ini.
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah memastikan akan merombak seluruh asumsi makro dan postur anggaran dalam APBN 2010 karena mempertimbangkan ketidakpastian ekonomi sepanjang tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan APBN 2010 akan diubah semua asumsinya, a.l. harga minyak, nilai tukar rupiah, suku bunga dan inflasi. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, dia tidak merinci rencana revisi targetnya.

"Perubahannya akan cukup banyak pada sisi penerimaan negara, baik pajak maupun PNBP [penerimaan negara bukan pajak]. Terus belanja kita dari sisi subsidi akan melonjak sangat tinggi karena pemerintah berasumsi dalam hal ini harga untuk beberapa komoditas strategis akan distabilkan," tuturnya seusai Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR, semalam.

Dalam APBN 2010, pertumbuhan ekonomi ditetapkan 5,5% dari nominal PDB Rp5981,4 triliun. Sedangkan inflasi dipatok 5%, nilai tukar Rp10.000/US$1, Tingkat suku bunga SBI 3 bulan 6,5%, harga minyak
US$65/barel, dan lifting 965.000 barel per hari. Namun, baru-baru ini, pemerintah berencana mengusulkan sejumlah perubahan asumsi ke DPR, a.l. harga minyak menjadi US$80/barel, nilai tukar Rp9.500/US$, inflasi jadi 5,5%, dan SBI 3 bulan 6,8%.

Dalam kondisi yang masih tidak pasti saat ini, lanjut Menkeu, daya beli masyarakat perlu dijaga, terlebih pada masa-masa kritikal pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, kata dia, dari sisi penambahan belanja kemungkinan akan diseleksi secara ketat, yakni hanya untuk hal yang betul-betul tinggi prioritasnya.

"Terutama yang sudah diamanatkan undang-undang. Katakanlah termasuk untuk menampung kebutuhan recovery atau rehabilitasi bencana alam, yang masuk prioritas sangat tinggi," paparnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana mempercepat revisi APBN 2010 sebelum Maret. Hal ini terkait dengan rencana pemanfaatan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) 2009 sebesar Rp38 triliun serta terkait pula dengan rencana penambahan belanja yang diberi kuota 2% dari total belanja negara (Rp20,9 triliun).

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana mengungkapkan jika ditotal tambahan belanja yang sudah diusulkan seluruh kementerian/lembaga (K/L), nilainya sekitar Rp50 triliun. Penambahan terbesar terjadi di 13 K/L yang memiliki fungsi pendidikan, a.l. Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama, yang naik rata-rata sekitar 14%.(er)
 
Image
 
executive class
 
executive class
 
Kelas Berbagi adalah sebuah kelas dengan materi pengetahuan tentang dasar – dasar perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta. Yang merupakan sebuah peluang bisnis di Indonesia yang masih relative baru , dan masih sangat jarang masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan lebih detail mengenai mekanisme perdagangan dan peluangnya. Kelas berbagi juga hadir dalam 'Kelas Berbagi Online' dimana kelas dilaksanakan secara online, sehingga tidak membatasi bagi mayarakat dimanapun dan kapanmun untuk mengikuti kelas beragi, sehingga masyarakay yg memiliki mobilitas tinggi atau berada jauh dari kantor Asia Berbagi, namun ingin belajar tetap dapat mengikuti kelas tanpa terbatas oleh adanya jarak dan waktu..
 
 

Market News

Daily Financial Market Outlook
03 March 2010 05:18
Dengan sedikit di jalan utama kemarin data ekonomi, pasar finansial tampaknya telah berhenti untuk menarik napas menjelang minggu ini US non-farm payrolls laporan dan pertemuan bank sentral Eropa.

IB PROGRAM
Asia Berbagi hadir pertama kali di Yogya sebagai sebuah team kecil yang memfasilitasi sarana bagi mereka yang mempunyai mimpi besar dengan target memiliki kebebasan waktu dan finansial untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengusung program IB sebagai langkah awal dari program kerja dari tim Asia Berbagi, merupakan sebuah kebahagiaan untuk berbagi program ini kepada Anda semua, demi untuk mencapai mimpi – mimpi besar kita semua, dan untuk mencapai kebebasan financial dengan hati yang damai.
Introduction Broker (IB) adalah orang yang berperan menyampaikan pesan program kerja dari Asia Berbagi dan  menjadi  partner  bagi Asia Berbagi dalam pengembangan  sebuah program edukasi, yang dikemas dalam bentuk Kelas Berbagi dan Workshop Berbagi.
Untuk meraih mimpi besar tersebut,  Asia Berbagi memiliki sarana pendukung  kerja untuk memudahkan kerja IB  berupa IB Media dan Program Asia Berbagi.

baca selengkapnya


 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
Kantor Yogyakarta :
Ruko Perwita Regency B8, Jl. Parangtritis km 4,5 Yogyakarta
Phone/Fax: (0274) 412665
 
 


 

Bandung :

Phone : (022) 9392 6777