Butet Kartaredjasa (aktor) :

Awalnya saya termasuk "forex phobia". Dengar ajakan masuk ke forex langsung: No!!! Tidak!!! Soalnya, sebelumnya saya pernah mencicipi bagaimana pahitnya terjerumus dalam bisnis index hangseng. Saya mengalami kerugian yang suuaangaaaat besar. Besar sekali duit hilang di situ. Saya sudah bonyok-bonyok, dan sudah berikrar tak akan lagi bersinggungan dengan index hangseng atau sejenisnya, termasuk "binatang" forex itu.

Tapi, belakangan hari, setelah saya menjenguk bagaimana bisnis ini dijalankan melalui ‘kelas berbagi’ selama 4 hari, saya jadi ngeh. Ternyata saya tidak perlu takut. Malah saya melihat peluang bahwa seseorang bisa menyelamatkan kehidupan ekonominya dari trading di forex. Apalagi, di era digital sekarang ini, prospek bisnis online...  baca selengkapnya

baca testimonial lainnya

Overview

Industri berjangka di Indonesia sudah semakin berkembang sesuai dengan jamannya. Dukungan dari pemerintahpun semakin jelas dalam bentuk peraturan maupun sarana penjamin bagi keamanan nasabah. Pengembangan dari instrumen investasipun semakin menunjukkan perbaikan untuk kepentingan dan kemudahan bagi para pelakunya. Dalam hal ini yang dimaksud pelaku adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan bisnisnya yang berfungsi sebagai fasilitator ataupun pelaku dalam hal ini adalah nasabahnya atau pengguna dari bisnis yang disediakan oleh perusahaan pialang...

baca selengkapnya


  
  


AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Headline News: Nasabah Tidak Puas dengan Proses Mediasi dari PT Asia Kapitalindo
Pemodal lirik saham lapis dua
Indeks Nikkei-225 turun 0,46%, indeks STI Singapura melemah 0,72% dan indeks Hang Seng terkoreksi 1,84%.
JAKARTA (bisnis.com): Investor diperkirakan masih berhati-hati menempatkan posisi transaksi pada perdagangan hari ini, menyusul menipisnya likuiditas di bursa dengan nilai transaksi di bawah Rp4 triliun per hari.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menghadapi tekanan lanjutan, meski akan ditahan oleh sebagian pemodal yang melakukan pembelian di tengah koreksi (buy on weakness).

Analis PT Optima Securities Ikhsan Binarto mengatakan menurunnya nilai transaksi tersebut membuat harga saham-saham unggulan menipis. Aksi pembelian diperkirakan menerpa saham lapis kedua dan ketiga.

"Likuiditas di pasar mulai terbatas yang terlihat dari kecilnya nilai transaksi harian. Pemodal akan melakukan pembelian secara selektif [selecitve buying] saham-saham lapis kedua dan ketiga," tuturnya kemarin.

Di pasar reguler kemarin, lanjutnya, nilai transaksi hanya Rp2,7 triliun dari total Rp3,19 triliun. Akibatnya, IHSG kembali melemah ke level 2.593,22 atau turun 0,29% (11,33 poin) dengan penjualan bersih asing senilai Rp52,38 miliar. Sebanyak 75 saham menguat dan 101 melemah.

Sentimen regional

Ikhsan mengatakan koreksi bursa juga dipicu oleh sentimen negatif dari bursa Asia, seperti indeks Hang Seng yang turun 1,84%, dan Nikkei-225 melemah 0,46%. "Penurunan harga komoditas seperti minyak dunia juga menjadi faktor penekan IHSG," ujarnya.

Kemarin, harga energi dunia tersebut melemah 0,99% (US$0,76 per barel), ke level harga US$76,22 tiap barelnya.

Indeks BISNIS-27 kembali terkoreksi sebesar 0,57% ditutup di level 237,69 pada perdagangan Kamis. Pelemahan indeks didominasi oleh koreksi saham infrastruktur dan perbankan.

Tekanan jual pada indeks BISNIS-27 dipengaruhi oleh indeks Dow Jones (DJIA) yang mengalami koreksi sebesar 0,26% pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat. Koreksi pada indeks DJIA kemudian diikuti oleh koreksi pada indeks regional Asia Pasifik.

Indeks Nikkei-225 turun 0,46%, indeks STI Singapura melemah 0,72% dan indeks Hang Seng terkoreksi 1,84%.

Dari sektor perbankan, saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 2,09%, saham Bank Danamon Tbk (BDMN) melemah 2,07%, saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 1,99% dan saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,07%.

Adapun dari sektor infrastruktur, saham Indosat Tbk (ISAT) turun 2,8%, saham Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) terkoreksi 1,07% dan saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah 0,67%.

Koreksi saham infrastruktur dan perbankan lebih disebabkan oleh aksi ambil untung jangka pendek (profit taking) investor yang dipengaruhi oleh pergerakan negatif bursa regional. Selain itu, investor cenderung melepas saham-saham yang berbasis daya beli dan apresiasi rupiah karena ruang penguatan rupiah diprediksi akan semakin kecil dari level Rp9.300 per US$ hingga akhir triwulan I/2010.(er)
 
Image
 
executive class
 
executive class
 
Kelas Berbagi adalah sebuah kelas dengan materi pengetahuan tentang dasar – dasar perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta. Yang merupakan sebuah peluang bisnis di Indonesia yang masih relative baru , dan masih sangat jarang masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan lebih detail mengenai mekanisme perdagangan dan peluangnya. Kelas berbagi juga hadir dalam 'Kelas Berbagi Online' dimana kelas dilaksanakan secara online, sehingga tidak membatasi bagi mayarakat dimanapun dan kapanmun untuk mengikuti kelas beragi, sehingga masyarakay yg memiliki mobilitas tinggi atau berada jauh dari kantor Asia Berbagi, namun ingin belajar tetap dapat mengikuti kelas tanpa terbatas oleh adanya jarak dan waktu..
 
 

Market News

Daily Financial Market Outlook
03 March 2010 05:18
Dengan sedikit di jalan utama kemarin data ekonomi, pasar finansial tampaknya telah berhenti untuk menarik napas menjelang minggu ini US non-farm payrolls laporan dan pertemuan bank sentral Eropa.

IB PROGRAM
Asia Berbagi hadir pertama kali di Yogya sebagai sebuah team kecil yang memfasilitasi sarana bagi mereka yang mempunyai mimpi besar dengan target memiliki kebebasan waktu dan finansial untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengusung program IB sebagai langkah awal dari program kerja dari tim Asia Berbagi, merupakan sebuah kebahagiaan untuk berbagi program ini kepada Anda semua, demi untuk mencapai mimpi – mimpi besar kita semua, dan untuk mencapai kebebasan financial dengan hati yang damai.
Introduction Broker (IB) adalah orang yang berperan menyampaikan pesan program kerja dari Asia Berbagi dan  menjadi  partner  bagi Asia Berbagi dalam pengembangan  sebuah program edukasi, yang dikemas dalam bentuk Kelas Berbagi dan Workshop Berbagi.
Untuk meraih mimpi besar tersebut,  Asia Berbagi memiliki sarana pendukung  kerja untuk memudahkan kerja IB  berupa IB Media dan Program Asia Berbagi.

baca selengkapnya


 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
Kantor Yogyakarta :
Ruko Perwita Regency B8, Jl. Parangtritis km 4,5 Yogyakarta
Phone/Fax: (0274) 412665
 
 


 

Bandung :

Phone : (022) 9392 6777