Butet Kartaredjasa (aktor) :

Awalnya saya termasuk "forex phobia". Dengar ajakan masuk ke forex langsung: No!!! Tidak!!! Soalnya, sebelumnya saya pernah mencicipi bagaimana pahitnya terjerumus dalam bisnis index hangseng. Saya mengalami kerugian yang suuaangaaaat besar. Besar sekali duit hilang di situ. Saya sudah bonyok-bonyok, dan sudah berikrar tak akan lagi bersinggungan dengan index hangseng atau sejenisnya, termasuk "binatang" forex itu.

Tapi, belakangan hari, setelah saya menjenguk bagaimana bisnis ini dijalankan melalui ‘kelas berbagi’ selama 4 hari, saya jadi ngeh. Ternyata saya tidak perlu takut. Malah saya melihat peluang bahwa seseorang bisa menyelamatkan kehidupan ekonominya dari trading di forex. Apalagi, di era digital sekarang ini, prospek bisnis online...  baca selengkapnya

baca testimonial lainnya

Overview

Industri berjangka di Indonesia sudah semakin berkembang sesuai dengan jamannya. Dukungan dari pemerintahpun semakin jelas dalam bentuk peraturan maupun sarana penjamin bagi keamanan nasabah. Pengembangan dari instrumen investasipun semakin menunjukkan perbaikan untuk kepentingan dan kemudahan bagi para pelakunya. Dalam hal ini yang dimaksud pelaku adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan bisnisnya yang berfungsi sebagai fasilitator ataupun pelaku dalam hal ini adalah nasabahnya atau pengguna dari bisnis yang disediakan oleh perusahaan pialang...

baca selengkapnya


  
  


AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Headline News: Nasabah Tidak Puas dengan Proses Mediasi dari PT Asia Kapitalindo
Dana Misterius Bakrie 7 di Bank Capital Capai Rp 6,884 Triliun
Selasa, 13/07/2010 16:27 WIB

Indro Bagus - detikFinance


(foto: Reuters)
Jakarta - Dana misterius 7 emiten grup Bakrie alias Bakrie 7 di PT Bank Capital Tbk (BACA) ternyata mencapai Rp 6,884 triliun. Total dana Bakrie 7 yang ditempatkan di bank tersebut mencapai Rp 9,055 triliun.


Demikian berdasarkan penelusuran detikFinance pada laporan keuangan triwulan I-2010 seluruh emiten Bakrie 7 dan BACA, Selasa (13/7/2010).

Berikut rincian deposito berjangka Bakrie 7 yang berdenominasi rupiah di BACA:
  1. PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp 3,758 triliun.
  2. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) senilai Rp 3,504 triliun.
  3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) senilai Rp 1,136 triliun.
  4. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) senilai Rp 202,280 miliar.
  5. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) senilai Rp 254,301 miliar.
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 9,998 miliar (US$ 1,099 juta).
  7. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) senilai Rp 191,398 miliar (US$ 21,055 juta).
Sebagai catatan, laporan keuangan BUMI dan DEWA menggunakan acuan mata uang dolar AS. Namun deposito BUMI sebesar US$ 1,099 juta dan DEWA sebesar US$ 21,055 juta ditempatkan dalam denominasi rupiah di BACA.

Kurs yang digunakan BUMI dan DEWA dalam laporan keuangan triwulan I-2010 adalah sebesar Rp 9.090/US$, sehingga diperoleh angka deposito BUMI sebesar Rp 9,998 miliar sedangkan DEWA sebesar Rp 191,398 miliar. Keduanya masuk dalam pos deposito berjangka rupiah BACA.

Total dana Bakrie 7 yang ditempatkan di BACA mencapai Rp 9,055 triliun. Namun anehnya, total nilai deposito berjangka BACA dalam laporan keuangan triwulan I-2010 hanya ada sebesar Rp 2,329 triliun.

Nilai tersebut terdiri atas deposito berjangka rupiah sebesar Rp 2,171 triliun dan deposito berjangka dolar AS senilai Rp 158,188 miliar. Berhubung seluruh deposito berjangka Bakrie 7 menggunakan denominasi rupiah, maka seharusnya nilai deposito berjangka rupiah BACA minimal sebesar Rp 9,055 triliun.

Namun yang tercatat hanya Rp 2,171 triliun. Itu berarti, ada selisih sebesar Rp 6,884 triliun yang hingga kini belum dapat dipastikan keberadaannya.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Eddy Sugito tengah memanggil manajemen BACA dan Bakrie 7 guna meminta penjelasan soal adanya selisih tersebut. Direktur Keuangan BNBR Eddy Soeparno ketika dikonfirmasi pun mengaku tidak mengetahui detil mengenai itu.

"Mungkin itu laporan konsolidasi, saya tidak memegang laporan keuangannya saat ini," ujarnya.

Sedangkan manajemen BACA belum berhasil dikonfirmasi untuk meminta penjelasan soal ini. (dro/qom)
 
Image
 
executive class
 
executive class
 
Kelas Berbagi adalah sebuah kelas dengan materi pengetahuan tentang dasar – dasar perdagangan di Bursa Berjangka Jakarta. Yang merupakan sebuah peluang bisnis di Indonesia yang masih relative baru , dan masih sangat jarang masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan lebih detail mengenai mekanisme perdagangan dan peluangnya. Kelas berbagi juga hadir dalam 'Kelas Berbagi Online' dimana kelas dilaksanakan secara online, sehingga tidak membatasi bagi mayarakat dimanapun dan kapanmun untuk mengikuti kelas beragi, sehingga masyarakay yg memiliki mobilitas tinggi atau berada jauh dari kantor Asia Berbagi, namun ingin belajar tetap dapat mengikuti kelas tanpa terbatas oleh adanya jarak dan waktu..
 
 

Market News

Perbanas: Cegah Nasabah Menabung Dolar Terkait Redenominasi
16 August 2010 13:00
Sabtu, 14 Agustus 2010 22:12 WIB | Ekonomi & Bisnis | Moneter | Dibaca 1104 kaliManado (ANTARA News) - Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional Sulawesi Utara, Fery Keintjem, mengatakan pemerintah perlu meningkatkan batas penjaminan dana nasabah di bank sebagai salah satu upaya mencegah masyarakat menabung dolar sebagai dampak redenominasi rupiah. "Rencana redenominasi rupiah oleh Bank Indonesia membuat nasabah mulai melirik tabungan dalam bentuk dolar," kata Fery di Manado, Sabtu.

IB PROGRAM
Asia Berbagi hadir pertama kali di Yogya sebagai sebuah team kecil yang memfasilitasi sarana bagi mereka yang mempunyai mimpi besar dengan target memiliki kebebasan waktu dan finansial untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengusung program IB sebagai langkah awal dari program kerja dari tim Asia Berbagi, merupakan sebuah kebahagiaan untuk berbagi program ini kepada Anda semua, demi untuk mencapai mimpi – mimpi besar kita semua, dan untuk mencapai kebebasan financial dengan hati yang damai.
Introduction Broker (IB) adalah orang yang berperan menyampaikan pesan program kerja dari Asia Berbagi dan  menjadi  partner  bagi Asia Berbagi dalam pengembangan  sebuah program edukasi, yang dikemas dalam bentuk Kelas Berbagi dan Workshop Berbagi.
Untuk meraih mimpi besar tersebut,  Asia Berbagi memiliki sarana pendukung  kerja untuk memudahkan kerja IB  berupa IB Media dan Program Asia Berbagi.

baca selengkapnya


 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Phone : (022) 9392 6777