Yesterday's Review

Pergerakan GPB / USD kemarin memiliki range hingga 343 point
06 October 2008
Buruknya kondisi perekonomian zona Eropa menjadi penyebab market melakukan risk averse (menghindari resiko) dengan melakukan aksi jual saham beramai ramai dan beralih ke investasi lain (komodity...

Secara umum GBP hanya sedikit menguat terhadap dollar AS yaitu sebesar 25 poin saja atau hanya 0.27%, pada perdagangan mingguan pair GBP/USD yang berakhir Sabtu dini hari tadi (21-27 Juni,WIB). Dengan harga pembukaan yang berkisar di 1.6480 dan ditutup pada 1.6525, pergerakan pair GBP/USD terpantau sangat defensif dengan terbentuknya pola grafik double top dan double bottom.

Pola defensif ini terjadi pada pasangan mata uang GBP/USD ini , secara umum karena dilatarbelakangi oleh adanya pesismisme terhadap perekonomian Inggris dalam hal pengendalian inflasi. Namun dilain pihak adanya sedikit peningkatan performa pada sektor properti dan keuangan, mampu mempengaruhi pergerakan kurs secara signifikan.

Naiknya indikator BBA Mortgage Approvals menjadi 31.2K padahal diperkirakan sebelumnya hanya akan naik menjadi 29.5K dari 29.0K, memperoleh respon positif investor dengan pengutaan Sterling. Demikian juga rilis BOE Financial Stability Report yang menunjukkan adanya peningkatan pada pengucuran pinjaman di Inggris mendapat respon yang positif juga.

Perdagangan pair GBP/USD pada minggu depan (30 Juni - 4 Juli) terdapat beberapa isu yang diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan kurs dengan cukup signifikan.

Hal tersebut beberapa diantaranya adalah Mortgage Approvals, Nationwide HPI m/m, Current Account, Final GDP q/q, Halifax HPI dan Manufacturing PMI. Dimana secara umum fundamental ekonomi Inggris diperkirakan masih mixed.Dengan demikian potensi terjadinya pola-pola reversal pada perdagangan pasangan mata uang GBP/USD minggu depan cukup terbuka. Namun perlu diwaspadai pola-pola konsolidasi jangka pendek yang berpotensi break out.

Dimana Resistent dan Support di level R3=1.6781, R2=1.6735, R1=1.6688 dan S1= 1.6388, S2=1.6342, S1= 1.6295

Zona pertumbuhan ekonomi Eropa cenderung negatif
06 October 2008
Kuatnya signal Eropa untuk melakukan pemangkasan suku bunga gunan peningkatan pertumbuhan ekonomi membuat posisi eropa tertekan. Hal ini menjukkan secara keseluruhan kondisi perekonomian eropa berada...
GBP : Monthly Analysis
Tren pergerakan harga bulan ini bearish
Harga minyak yang terus jatuh akibat turunya permintaan menjadi indikasi akan adanya resesi global da ini menjadi kekawatiran/perhatian  dunia saat ini. Krisis ekonomi US dan usaha Bill out yang telah di setujui menjadi perhatian dunia saat ini. Sebab krisis keuangan (Kredit)  yang...

AFFILIATES

Jikustik
HD Capital
Shooter Billiard and Lounge
Harumdana Berjangka
Harumdana Berjangka

 

 

Daily Analysis
TARGET DAILY GBP/USD
H
-
1.5679Harga Closing     
R3
-
1.5648
   Low
   
 L-
1.5570
 R2-
1.5636
       
C
-1.5581Prediksi
R1-
1.5623
   Pergerakan   
   Down
S1
-
1.5539
       
   
S2
-
1.5527
       
    S3
-
1.5514
    updated : 16 Agustus  2010
   

 

Prediksi pergerakan harga GBP/USD untuk tgl 16 Agustus 2010
16 August 2010
Salam Berbagi, Penutupan harga pada hari Jumat tgl 13 agustus 2010 , berada di level harga bawah, sehingga untuk pergerakan hari senin tgl 16 Agustus 2010 , asumsinya adalah Untuk resisten hari ini ada di level harga : R1 1.5623, R2 1.5636, R3 1.5648 dan Untuk level supportnya hari ini ada di harga : S1 1.5539, S2 1.5527, S3 1.5514 Selamat Bertransaksi semoga berhasil .....amin

TRADING NOTE 

DATA UPDATE GBP/USD 12.00 - 16.00 WIB

H
-

1.5602

Close 

 R3
-
1.5626
L
-
1.5536high
 R2-
1.5618
C
-
1.5585Prediksi Pergerakan R1-
1.5610
   

Up


    
     S1
-
1.5560
   
 S2
-1.5552
     S3
-
1.5544
 Updated  16 Agustus  2010
    

 

Perbanas: Cegah Nasabah Menabung Dolar Terkait Redenominasi
16 August 2010
Sabtu, 14 Agustus 2010 22:12 WIB | Ekonomi & Bisnis | Moneter | Dibaca 1104 kaliManado (ANTARA News) - Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional Sulawesi Utara, Fery Keintjem, mengatakan pemerintah perlu meningkatkan batas penjaminan dana nasabah di bank sebagai salah satu upaya mencegah masyarakat menabung dolar sebagai dampak redenominasi rupiah. "Rencana redenominasi rupiah oleh Bank Indonesia membuat nasabah mulai melirik tabungan dalam bentuk dolar," kata Fery di Manado, Sabtu.

Transaksi Super Tipis, IHSG Melemah 12 Poin
Kamis, 15/07/2010 09:37 WIB

Indro Bagus - detikFinance


(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis mengikuti tren koreksi bursa-bursa regional Asia. Sepinya sentimen membuat nilai transaksi pun sangat tipis yang di awal perdagangan ini belum menyentuh angka Rp 100 miliar.

Pada perdagangan Kamis (15/7/2010), IHSG dibuka turun ke level 2.980,061 dan kemudian sempat turun ke level 2.969,103, melemah 12 poin dari penutupan kemarin di level 2.981,059.

Pada perdagangan pre-opening, IHSG turun 8,717 poin (0,29%) ke level 2.972,342. Indeks LQ45 juga turun 2,219 poin (0,38%) ke level 575,222.

Sebagian besar saham unggulan melemah pada perdagangan pagi ini. Saham-saham lapis dua mendominasi jajaran top gainer, sedangkan jajaran top loser dipenuhi saham-saham raksasa seperti Indo Tambang (ITMG), Bank Mandiri (BMRI), Lonsum (LSIP), Gudang Garam (GGRM), BCA (BBCA) dan sebagainya.

Sentimen bursa-bursa regional Asia yang bergerak mix dengan kecenderungan koreksi membuat IHSG ikutan melemah. Transaksi pun tampak sangat sepi, sejauh ini belum sampai angka Rp 100 miliar. Pelaku pasar masih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum memutuskan mengambil langkah investasi.

IHSG berhasil mencetak rekor penutupan baru pada perdagangan kemarin, Rabu (14/7/2010) di level 2.981,059, sedangkan rekor intraday terbaru berada di level 2.994,587 juga pada perdagangan kemarin.

Setelah kenaikan tajam kemarin, posisi IHSG rawan kena goyangan profit taking. Investor akan melakukan profit taking memanfaatkan momentum koreksi bursa-bursa utama dunia. IHSG hari ini diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

Bursa Wall Street kemarin gagal mempertahankan penguatannya lebih jauh, setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS dan mengisyaratkan kebijakan stimulus baru.

Pada perdagangan Rabu (14/7/2010), indeks Dow Jones ditutup hanya menguat tipis 3,70 poin (0,04%) ke level 10.366,72. Indeks Standard & Poor's 500 melemah tipis 0,17 poin (0,02%) ke level 1.095,17 dan Nasdaq menguat 7,81 poin (0,35%) ke level 2.249,84.

Bursa Jepang pun akhirnya juga terkena koreksi. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Kamis ini dengan penurunan tipis 94,10 poin (0,96%) ke level 9.701,14.

IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 2.962 hingga 2.998 pada perdagangan hari ini. Hingga pukul 09.35, IHSG berada di level 2.975,722, turun 5,337 poin (0,17%).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis ke level 9.050 per dolar AS dari penutupan kemarin di level 9.055 per dolar AS.

Bursa-bursa Asia didominasi koreksi pada perdagangan pagi ini:


  • Indeks Shanghai turun tipis 3,38 poin (0,14%) ke level 2.467,06.
  • Indeks Hang Seng naik 59,19 poin (0,29%) ke level 20.622,04.
  • Indeks Nikkei-225 turun 100,57 poin (1,03%) ke level 9.694,67.
  • Indeks Strait Times turun 1,21 poin (0,04%) ke level 2.951,60.
 

(dro/dro)
 
 
Disclaimer | Contact | Sitemap

ASIABERBAGI

Indonesia 2008 © Copyright Asiaberbagi.com
email : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Phone : (022) 9392 6777